Jakarta Kota Denda Baru?

Salah satu pasangan pemimpin daerah paling disorot saat ini, Jokowi-Ahok, menerapkan kebijakan baru yang cukup berani pada daerah yang dipimpinnya. Kebijakan itu tak lain adalah Kebijakan denda. Seperti yang dilansir portal berita detik.com, duo pemimpin ini akhirnya memutuskan akan  mengganjar denda pada masyarakatnya yang berani melakukan empat perbuatan perbuatan tidak tertib. Ganjaran denda yang dikenakan pun tidak dapat dibilang ringan, yakni berkisar antara 500 ribu hingga 1 juta rupiah. Wah. Berikut adalah empat perbuatan yang akan berakibat pada denda yang dimaksud.

  1.   Membuang sampah sembarangan. Siapa pun yang berani nyampah sembarangan, bersiaplah untuk membayar denda 500 ribu rupiah. Alasannya jelas. Jakarta punya masalah yang serius soal sampah dalam beberapa tahun terakhir.  Sampah Jakarta yang menumpuk bukan pada tempatnya juga turut andil terselenggaranya musibah banjir yang rutin datang setiap tahunnya. Sehingga jika tidak segera ditangani, niscaya permasalahan ini akan semakin akut dan sulit untuk diselesaikan. Kita tentu menginginkan kota yang menjadi ibu kota negara ini bersih, bukan?
  2. Menerobos jalur bus Trans Jakarta. Sekali menerobos, 500 ribu melayang. Dua kali menerobos, STNK hilang. Tentu ini adalah kebijakan yang telah dirindukan semua orang yang mengharapkan Jakarta bebas dari kemacetan. Sebab sejak awal pengoperasiannya, busway memang telah disediakan jalur yang eksklusif hanya boleh dilaluinya sendiri. Namun pada praktiknya, banyak kendaraan non-busway yang melenggang pada koridor busway. Tidak sterilnya koridor busway ini berakibat pada jadwal kedatangan busway pada shelter-shelter yang semakin tidak menentu.
  3. Membuat macet di kawasan Tanah Abang. Yang ini dendanya juga 500 ribu. Walaupun sudah ditertibkan beberapa waktu lalu, pedagang kaki lima yang telah dipindahkan di Blok-G Tanah Abang disinyalir rawan kembali berjualan pada tempatnya semula. Jika ini terjadi, maka tidak diragukan kawasan Tanah Abang akan kembali dilanda kemacetan akut.
  4. Memarkir kendaraan pada parkiran liar. Lagi-lagi tindakan ini akan berujung pada denda 500 ribu. Senada dengan kebijakan denda pada penerobos jalur busway dan pembuat macet Tanah Abang, pemarkir liar juga perlu untuk diganjar denda. Sebab keberadaan parkir liar di Jakarta menjadi semacam stimulus terjadinya kemacetan di ibu kota.
tertangkapnya penerobos jalur busway, siap-siap 500 ribu melayang bikers :-P

tertangkapnya penerobos jalur busway, siap-siap 500 ribu melayang bikers 😛

i love JKT clean :-)

i love JKT clean 🙂

***

Sebagai bahan perbandingan, tidak ada salahnya kita tengok salah satu kota sekaligus negara yang menjadi ikon ‘Kota Denda’ di dunia. Singapura. Negara ini dikenal getol menelurkan kebijakan denda pada setiap pelanggar peraturan di wilayahnya. Bersumber dari jaunted.com dan okezone.com, berikut adalah beberapa diantaranya.

  1. Menyeberang sembarangan. Bagi yang nekat melanggar akan dikenakan denda 500 SGD (dolar Singapura).
  2. Membuang permen karet maupun membawanya dalam jumlah besar. Dendanya 1000 SGD.
  3. Makan / minum pada transportasi publik. Tidak sanggup menahan lapar? Siap-siap 500-1000 SGD melayang.
  4. Mencuri wifi. Tanpa izin mengakses internet dengan wifi sembarangan akan berujung pada denda minimum 5000 SGD!
  5. Memberi pakan burung. Pelanggar akan dikenakan denda 500 SGD.
  6. Membuang sampah sembarangan. Ganjaran dari perbuatan tidak cinta lingkungan ini di Singapura adalah 200 SGD.
awas denda! :D

awas denda! 😀

Dengan menerapkan kurs 9000 rupiah untuk 1 SGD, maka dapat dibayangkan berapa kira-kira nilai masing-masing denda tersebut jika di konversi dalam rupiah. Untuk membuang sampah, misalnya, akan setara dengan 1,8 juta rupiah. Nilai ini lebih dari tiga kali lipat dari yang berlaku di Jakarta.

***

Akhirnya, semoga kebijakan denda yang diterapkan Pemda DKI Jakarta ini dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tujuan diterapkannya denda sejatinya adalah membuat efek jera pada masyarakat. Sehingga, capaian akhir yang ingin diraih adalah terciptanya Jakarta yang lebih bersih, lebih nyaman, dan tentu saja, Jakarta yang lebih baik.

Iklan

About pararawendy

Once A Dreamer, Always Be The One Lihat semua pos milik pararawendy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: