SIN-SUM Backpackers Adv 2nd day: Singapore Joy

19 Januari: Kesiangan

Kompak, kami berlima bangun kesiangan. Pukul 07.10. Panik, kami bergegas shalat shubuh overtime dan bergantian mandi. Setelah dandan rapi dan wangi (?) kami turun ke bawah, memasuki ruang makan untuk sarapan. Betul, seperti yang sudah saya bilang di post sebelumnya, biarpun murah, hostel kami menyediakan sarapan gratis untuk para tamunya. Ya, walaupun memang tak semewah sarapan hotel berbintang dengan tawaran menu yang bikin pusing milih variatif, tapi cukup standar kok. Ada telur ayam rebus, roti tawar lengkap dengan selainya, minuman hangat (kopi, teh, dan teh susu), dan buah. Kami dengan lahap menyantap sarapan dan segera caw! Sekitar perjalanan sekitar 40 menit, kami tiba di stasiun MRT Singapore Botanic Garden. Betul! Destinasi pertama di hari kedua kami adalah kebun raya-nya Singapura! 🙂

narsis dulu di depan plang Singapore Botanic Garden

narsis dulu di depan plang Singapore Botanic Garden

Singapore Botanic Garden, layaknya Kebun Raya Bogor, adalah taman wisata kota yang luas. Di dalamnya, terhampar rumput hijau terawat, aneka taman tanaman dengan plang nama latinnya masing-masing, jogging track, ornamen-ornamen unik (ada beragam patung dekoratif cantik), saung-saung, dan yang lainnya. Yang membuat kami berbinar-binar salut adalah tidak ada retribusi pengunjung untuk tempat wisata yang cantik ini (baca: GRATIS). Ohiya, di sini, kami mengunjungi spot “evoulution garden”. Spot ini menarik, karena konsepnya menyajikan walkthrough peradaban. Dimulai dari zaman batu dengan tumbuhannya yang pakis-pakisan, terus berevolusi sampai pada zaman sekarang dengan beragam tumbuhan yang ada disekitar kita saat ini.

swan lake

swan lake

papan petunjuk, tuhkan kebayang ya luasnya kek apa, ada yang jaraknya 1,4 kilo meen!

papan petunjuk, tuhkan kebayang ya luasnya kek apa, ada yang jaraknya 1,4 kilo meen!

ini dia evolution time line di evolution garden

ini dia evolution time line di evolution garden

narsis lagi jang

narsis lagi jang

ciluk baa! aku hercules :-p

ciluk baa! aku hercules :-p

zaman batu, perkenalkan, Aher si pengendali batu!

zaman batu, perkenalkan, Aher si pengendali batu!

best photo disini B-)

best photo disini B-)

Sekitar pukul 09.30 waktu Singapura, kami sepakat untuk melanjutkan perjalanan. Kami menuju destinasi inti liburan kami, apakah itu pemirsah? Universal Studio Singapore (USS)! Dengan bermodalkan kartu sakti STP, kami digdaya (naooon diksi lu Par 😀 ) menjajah MRT untuk menuju Sentosa Island (tempat USS bercokol). Ternyata, kesaktian kartu STP ada batasnya juga. Sesampainya kami di Harbour Front MRT station, kami disarankan untuk melanjutkan perjalanan menyeberang ke Sentosa Island menggunakan Sentosa Express, semacam monorail gitu. Nah, tiket Sentosa Express inilah yang tidak bisa di “kalahkan” dengan STP. Kami harus membayar 4 SGD untuk satu lembar tiketnya. Tapi santai, 4 SGD itu sudah PP kok.

Kami benar-benar di Universal Studio of Singapore! B-)

Kami benar-benar di Universal Studio of Singapore! B-)

Turun dari Sentosa Express, kami bersemangat sekali. Dengan setengah berlari, kami –mengikuti papan petunjuk raksasa yang ada dimana-mana– menuju gerbang USS. Daan, saya pribadi speechless saat pandangan saya bertemu pada bola dunia besar berputar dengan tulisan UNIVERSAL. This is it! 🙂 Kami, untuk kedua kalinya, merasa lega karena tiket online yang kami pesan jauh-jauh hari di Indonesia benar-benar berlaku. Kami pun segera menjelajah USS dengan tekad menjajal semua wahana yang ada, bahkan ada beberapa wahana yang kami tekadkan untuk dikunjungi dua kali (gak tau diri).

ini dia senjata kami menjelajah USS, tersedia cuma-cuma di sekitar gate masuk :-)

ini dia senjata kami menjelajah USS, tersedia cuma-cuma di sekitar gate masuk 🙂

Mengunjungi USS, saya sangat terkesan dengan dua wahana yang kami naiki dua kali saat itu. Yang pertama adalah wahana “Revenge of The Mummy”. Wahana ini adalah wahana roller coaster sebenarnya, namun yang membuat spesial adalah karena roller coaster ini ada di ruangan indoor dengan kondisi pencahayaan nyaris nihil a.k.a gelap gulita. Jadi kebayang gak sih serunya? Kita takkan tau kapan roller coaster kita akan maju, mundur, melesat keatas dan bahkan meluncur bebas secara curam dan cepat. Kami hanya bisa berteriak histeris di sepanjang trek. Great!

di depan gerbang Revenge of The Mummy. Hiii serreem

di depan gerbang Revenge of The Mummy. Hiii serreem

Wahana kedua yang berhasil mengambil hati saya (apaaa cobaa) adalah Transformers The Ride. Wahana ini tak kalah ciamik. Dengan konsep film transformer yang sangat populer itu, kita ceritanya diajak untuk menaiki mobil –yang tak lain adalah salah satu anggota autobots– guna menemaninya merebut dan mempertahankan semacam kapsul sumber energi gitu dari serangan decepticons. Kita dibawa dalam dunia 4 dimensi, efek visual yang dihasilkan dari kacamata 3D –disediakan di base wahana sebelum naik– ditambah dengan efek cipratan air dan panasnya ledakan rudal dari megatron yang sangat nyata membuat saya merasa benar-benar seperti berada di tengah peperangan hebat dunia transformers! Apalagi di scene dimana mobil yang kita naiki jatuh dari gedung pencakar langit, saya berteriak histeris pake banget selayaknya orang jatuh dari langit. Aaaaa! Wahana ini membenarkan sudah tagline dari Universal Studio: Ride The Movies! Awesome!

Lokasi wahana Transformer The Ride ada di belakang kami

Lokasi wahana Transformer The Ride ada di belakang kami

Ohiya, bagi kalian yang muslim, jangan khawatir shalat kalian akan kocar-kacir. Sebab di USS ada musolla kok. Yap benar-benar musolla. Tempatnya di sebelah Roller Coaster utama USS –yang tak beruntung untuk kami naiki, lagi maintenace katanya, tapi nyebelin pake banget katanya maintenance tapi dinyalain terus-terusan wung wung wung -….- –. Soal perut, juga jangan khawatir, ada beberapa kedai makanan yang menjual makanan halal di penjuru USS. Berhubung mahal –harganya sekitar 10SGD kalo gak salah, jadi kami bela-belain mengganjal perut dengan roti yang kami bawa dari Indonesia saja. 😛

tuh kan syedih kan :-(

tuh kan syedih kan 😦

Roller Coasternya gak di bukaaa hiks

Roller Coasternya gak di bukaaa hiks

Kami pulang dari USS saat interkom di seluruh penjuru USS berkata bahwa USS akan segera ditutup, sampai jumpa besok. Kami pulang dari USS pukul 19.00, setelah shalat maghrib. Kami pulang ke Singapore City kembali menggunakan Sentosa Express. Kemudian kami pergi ke Bugis Street, pusat belanja murah –beneran murah– di Singapura!

ada kedai jus gitu, uniknya semua jus udah di bikinin, jadi kalo mau beli tinggal take away gitu aja. muraah meen rata-rata 1 dolaar :-D

ada kedai jus gitu, uniknya semua jus udah di bikinin, jadi kalo mau beli tinggal take away gitu aja. muraah meen rata-rata 1 dolaar 😀

welcome to bugis street

welcome to bugis street

Bugis Street benar-benar bukan ZONK. Tempat ini adalah tempat jajanan, makanan, suvenir, dan pakaian murah di Singapura. Di sini, kami makan malam senilai 2.20 SGD lengkap dengan lauk ayam dan telur (sudah 11-12 saja sama Jakarta). Kami juga membeli suvenir gantungan beragam kunci singapura dan kaos I Love SG.

toko tempat kami memboyong oleh oleh gantungan kunci~

toko tempat kami memboyong oleh oleh gantungan kunci~

ada ginian juga di jual disana jadi suvenir~

ada ginian juga di jual disana jadi suvenir~

SG pas kita samper teh lagi ngerayain 50tahun gitu~

SG pas kita samper teh lagi ngerayain 50tahun gitu~

ada ginian juga, random~

ada ginian juga, random~

IMG_20150119_222531

ternyata ada tempat yang yang lebih muarah -….- gapapa lah yaa

i love SG

i love SG

 

Thanks God we found this! :-)

Thanks God we found this! 🙂

tadaa. akhirnya gak lagi-lagi nasi goreng india :-D

tadaa. akhirnya gak lagi-lagi nasi goreng india 😀

Selepas dari Bugis Street, sekitar pukul 23.00, kami pulang ke hostel. Sebelum tepar, ternyata kejutan untuk saya sudah disiapkan oleh sahabat-sahabat Sin-Sum! Mereka mengucapkan selamat ulang tahun ke saya dengan menghadiahkan tiga cucake yang legit banget! Aaaa, makasih yaa geeenk! :*

Surpurise Ulang tahuuun! :-)

Surpurise Ulang tahuuun! 🙂

bersambung…

Iklan

About pararawendy

Once A Dreamer, Always Be The One Lihat semua pos milik pararawendy

2 responses to “SIN-SUM Backpackers Adv 2nd day: Singapore Joy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: