Tips Mendapatkan LoA

To some extent, melanjutkan kuliah di luar negeri dapat disamakan dengan sukses memiliki usaha sendiri: sama-sama sangat mudah dimimpikan namun hanya sedikit yang tau bagaimana cara memulainya. Seolah, peta rute yang menjelaskan detil tata-cara menjadikannya nyata tersimpan dalam sebuah kotak pandora yang tiada sesiapa pun tau di mana ia berada, alih-alih paham apa isinya. Dalam pada itu, jika kalian adalah jiwa-jiwa yang telah terlecut semangatnya untuk bersekolah di luar negeri (karena membaca tulisan ini, misalnya), maka tulisan ini boleh jadi merupakan perwujudan kotak pandora yang kalian cari-cari.

***

Letter of Acceptance

lounge departemen matematika Leiden University. Foto-foto di belakang itu riwayat semua  guru besar matematika Leiden  (ada Snellius loh!)

Kotak pandora itu bernama Letter of Acceptance (LoA)

Berdasarkan pengamatan saya, banyak orang yang menginginkan sekolah di luar negeri (tak terkecuali saya, dulu) tidak begitu paham bagaimana langkah-langkah teknis nan konkret untuk lolos mendaftar sebagai calon mahasiswa di universitas idamannya. Berbagi pengalaman pribadi, dulu saya sempat mengira bahwa mendapatkan LoA itu proses yang sangat sulit dan misterius.

Mengapa? Karena dari kabar burung yang saya dengar,  LoA itu hanya dikeluarkan secara eksklusif oleh profesor di kampus yang kita tuju. Dan, satu-satunya cara untuk mendapatkannya adalah kita harus memintanya secara langsung, dengan cara berkorespondensi via email. Belum selesai, di email, konon kita harus melampirkan proposal penelitian yang canggih bin rumit dalam rangka meyakinkan profesor tersebut bahwa kita layak menjadi mahasiswa dan berada dalam bimbingannya. Baru dengan begitu LoA akan kita dapatkan. Rumit dan susah sekali.

Namun nyatanya, mendapatkan LoA dari universitas luar negeri untuk jenjang master sama sekali tidak seperti yang saya bayangkan. Prosesnya sangat jelas, terukur, dan transparan. Boleh dibilang sama persis lah dengan tata cara kita saat mendaftar kuliah jenjang S1 dulu. Semua proses pendaftaran dilakukan melalui suatu portal online, dengan daftar berkas yang harus dilampirkan semua tertera dengan sangat jelas di website jurusan yang kita tuju.

Wait, what? Really?

Yap, begitulah kenyataannya. Berikut adalah contoh panduan untuk mendapatkan LoA pada program studi yang saya ambil sekarang: Master of Mathematics and Science Based Business di Leiden University.

Langkah 1: Temukan program studi dan universitas tujuan

Cara universal untuk melakukan langkah ini adalah googling dengan keywords berikut:

master BlaBlaBla (bidang ilmu yang kalian incar, misalnya  “mathematics”) in BleBleBle (negara yang kalian tuju, misalnya “Germany”)

Namun, jika negara yang kalian tuju adalah Belanda, terdapat satu portal khusus terbaik untuk melakukan hal ini, yakni Studyfinder.

Study finder

contoh hasil pencarian dengan keywords “mathematics” di Studyfinder

sbb top

Keterangan lebih lanjut saat kita klik salah satu hasil pencarian

Dapat kita lihat dari gambar di atas, Studyfinder juga menyediakan keterangan lebih lanjut tentang program spesifik dari hasil pencarian kita. Keterangan lebih lanjut ini meliputi Course description, About the institution, Admission, & Contact. Silakan diklik satu per satu dan dibaca sepuasnya.

Langkah 2: Geledah website program studi yang dituju

Langkah selanjutnya, lanjutkan penggalian informasi dengan menggeledah website program studi  pilihan kita. Lagi-lagi, terbaiknya Studyfinder, link website tersebut tersedia di tab Contact.

course page

ini adalah laman course dari program studi saya

Masih sama, klik semua menu yang tersedia, baca semuanya!

Langkah 3: Siapkan semua berkas pendaftaran

Selanjutnya, catat semua berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran.

required docs

daftar berkas yang diminta, sangat jelas kan?

Pada bagian ini, saya ingin special mention tips untuk berkas “Motivation Letter” dan “Letter of Recommendation”.

Untuk  motivation letter,  pastikan muatan teknis yang berkaitan dengan bidang studi yang kita daftar termuat dengan kadar yang cukup kuat dan spesifik. Kita dapat mendasarkan konten tulisan kita pada prospectus (daftar mata kuliah di program tersebut) dan informasi tak trivial (yang terlalu klise) tentang kelebihan universitas yang kita tuju tersebut. Contoh dalam kasus saya (matematika), saya bisa menuliskan bahwa saya sangat tertarik untuk mempelajari mata kuliah Time Series Analysis dan berencana melakukan penelitian seputar itu pada konteks aplikasinya dunia nyata. Saya memilih Leiden karena terdapat banyak dosen dengan bidang kepakaran tentang mata kuliah tersebut.

Poinnya adalah, melalui motivation letter, buktikan bahwa kita adalah orang yang cakap/mampu untuk bersaing menimba ilmu menjadi mahasiswa di universitas dan program studi yang kita tuju. Karenanya, kita harus memberikan konten dengan muatan akademik yang cukup.

Sedangkan untuk Letter of Recommendation, tips yang pertama (rasanya cukup jelas):  makin dosen penting/hebat, makin bagus. Kalau memungkinkan, temukan seorang guru besar dengan indeks sitasi Google Scholar yang tinggi untuk memberimu recommendation letter. Pasti sangat ngangkat!

Tips kedua, usahakan letter of recommendation untukmu ditulis secara personal. Lagi-lagi kuncina spesifik. Tujuannya agar meyakinkan pihak kampus bahwa kamu benar-benar memiliki nilai kompetitif yang baik untuk dapat diterima. Misalnya, dengan menyebutkan capaian akademik dan kesan personal pemberi rekomendasi tentang kualifikasi akademik yang kamu miliki. Namun tidak usah terlalu pusing, karena bagi dosen yang sudah sering memberikan surat rekomendasi rasanya beliau sudah tau persis poin spesifik yang harus dituangkan tentang kamu.

Oh iya, untuk syarat wajib English Proficiency Certificate, saya sudah menulis satu post khusus tentang tips mendapatkan IELTS 6,5 di sini. Silakan diklik!

Langkah 4: Submit pendaftaran!

Baiklah, setelah semua berkas terpenuhi, dirimu sudah siap untuk menyempurnakan langkah terakhir: Submit pendaftaran! Veel success*!

prosedur aplikasi

step-by-step pendaftaran. Lagi-lagi, sangat jelas kan? 🙂

***

Dari post ini, sama-sama kita lihat bahwa aslinya tidak ada hal misterius tentang mendapatkan LoA kan ya.  Jadi, buang semua perasaan paranoid dan gamang karena  tak tau bagaimana cara memulainya.

Akhir kata, kuncinya adalah internet dan Google. Manfaatkan kedua makhluk ini untuk menggeledah website jurusan kuliah yang kamu idam-idamkan. Semua informasi tersedia di sana. Tidak lagi alasan tak tau harus mulai dari mana. Jemput!

*Semoga sukses!

Iklan

About pararawendy

Once A Dreamer, Always Be The One Lihat semua pos milik pararawendy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: