Sekilas tentang Social Impact

Bagi para generasi milenial alias Gen-Y dan mungkin juga Gen-Z yang tak sepenuhnya acuh dengan perkembangan informasi, besar kemungkinan telah familiar dengan sesuatu yang bernama “Social Impact”. Pasalnya, istilah ini dapat dibilang sedang naik  daun belakangan.

Secara spesifik, istilah ini sering kita temui pada artikel pemberitaan media bertemakan start-up (perusahaan rintisan). Sebut saja Go-Jek dan Bukalapak. Kedua start-up ini dalam banyak kesempatan mengutarakan bahwa salah satu misi perusahaannya adalah menciptakan social impact. Di wadah yang lain, social impact juga sering diangkat dalam seminar-seminar kemahasiswaan maupun kewirausahaan terkini.

Lantas, apa sebenarnya social impact itu?

Social impact adalah dampak positif yang dirasakan oleh suatu kelompok masyarakat tertentu yang muncul sebagai akibat dari suatu aksi/kegiatan tertentu.

Dari definisi social impact di atas, dapat diketahui bahwa cakupan social  impact itu luas sekali. Boleh dibilang, kata kuncinya adalah “pemberdayaan masyarakat”. Selama memenuhi kata kunci ini, maka dapat digolongkan sebagai social impact. Dalam hal ini perlu ditekankan bahwa pemberdayaan memiliki banyak dimensi, seiring dengan banyak dan kompleksnya aspek dalam kehidupan masyarakat. Sebab Di dalamnya termasuk aspek ekonomi/finansial, pendidikan, dan yang lainnya.

Sekarang mari beranjak membahas contoh dari social impact di kehidupan kita sehari-hari.

Kembali menyinggung bahasan di awal. Dalam konteks misi yang dikampanyekan oleh perusahaan rintisan seperti Go-Jek, social impact yang dimaksud ada pada aspek ekonomi/finansial. Platform aplikasi ojek online yang mereka kembangkan telah menjelma menjadi generator pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menyerap banyak tenaga kerja (sebagai driver Go-Jek).

Sesuai dengan definisinya yang luas, faktanya jenis social impact yang lain juga tersedia praktiknya di sekitar kita. Social impact pada aspek pendidikan dapat kita temui misalnya pada gerakan Indonesia Mengajar. Gerakan yang digagas oleh Anies Baswedan ini mulia sekali: mengirimkan guru-guru muda berprestasi ke tempat-tempat terpencil negeri. Lebih dari sekadar asupan pelajaran wajib untuk memenuhi kurikulum pendidikan, para guru muda ini memberikan impact yang lebih besar dari itu. Inspirasi dan wawasan tentang dunia yang luas.

Selanjutnya, adakah aspek social impact lain yang juga sudah diterapkan? Jawabannya ada. Di luar negeri, tepatnya di King County, Washington US, social impact mengambil wujud sebagai pemberdayaan dalam hal peningkatan rasa bahagia masyarakat. Wow! Social impact dalam wujud tak konvensional (sederhana) ini adalah produk dari gerakan instalasi seni (lukisan di tembok bangunan dll) di penjuru kota seperti sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya. Studi membuktikan karya seni ini berkontribusi mengurasi tingkat stress warga daerah sekitar.

Social impact

***

Jika kita tarik diskusi ini satu langkah ke belakang, pada tataran alasan/motivasi, apa sebenarnya yang melatarbelakangi para pelaku pegiat social impact untuk melakukan aksinya? Sangat mungkin jawabannya adalah kesadaran bahwa masalah di dunia ini terlampau besar untuk membuat berpangku tangan dan lantas menyerahkan semuanya pada sistem (negara, misalnya) untuk menyelesaikannya. It simply won’t be settled.

Karena saking besar, banyak, kompleks dan majemuknya permasalahan yang ada, maka mereka (para pegiat social impact) memutuskan untuk ikut berkontribusi memecahkan satu sub-bagian kecil dari permasalahan tersebut. Permasalahan relevan yang mereka dapat menyediakan alternatif solusi untuknya.

Satu hal yang pasti, orang-orang ini adalah manusia-manusia yang percaya sepenuhnya dan telah mempraktikkan sediri sebuah kata-kata bijak klasik: dari pada mengutuk kegelapan, lebih baik menyalakan sebatang lilin.

Akhirnya, semoga semakin banyak orang yang berambisi mulia, berusaha mewujudkan social impact-nya sendiri! Sebab sekali lagi, berpangku tangan bukan lah hal terbaik yang bisa kita lakukan!

Iklan

About pararawendy

Once A Dreamer, Always Be The One Lihat semua pos milik pararawendy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: